Tempat Ngabuburit Paling Asik

Waktu saya kecil, saya geli sama kata Ngabuburit. Terlahir sebagai keturunan Palembang, aslina disana burit itu punya arti yang kurang baik, jadi saya pikir Ngabuburit ini artinya tuh… ew!

EH TERNYATA SAYA SALAH DONG LOL. Ngabuburit ini kalau nggak salah dari bahasa Sunda yang identik dengan menunggu waktu berbuka puasa.

Diminta menulis tema tentang ini, bikin saya teringat ketika masa – masa kuliah di Singapur dan mengunjungi Geylang Serai Bazaar Ramadhan. Kesana sama teman – teman cowok karena yang cewek pada males kesana; jauh dan ramai.

Makanannya enak – enaak! Sayang gambar yang tersisa ya foto – foto diatas. Beberapa saya unggah ke aplikasi Snapchat. Lagipula saya waktu itu terlalu sibuk menikmati berbagai macam makanan seperti rainbow bagel, kuih nyonya, dan roti longjohn. Nyam!

Maju ke beberapa tahun kemudian seperti sekarang, kalau ditanya dimana tempat untuk menantikan adzan magrib, saya dengan lantang akan jawab di rumah. lol ya males banget yaa kalau di luar tuh jam setengah 4 udah duduk di meja restoran atau foodcourt. Mana punya toddler tuh berarti nggak mungkin bertahan duduk manis dalam jangka waktu yang lama.

Mana tiga hari kemarin Jakarta diguyur hujan angin dan lebat. Udahlah, mending waktu dari 2 jam sebelumnya kita pake untuk rebahan di rumah hahaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s