(First) Diary of The Month – June

Yuhuu, sudah setengah tahun aja nih melewati 2021 yang ternyata lebih kelam. Lagi – lagi harus lockdown dan kondisi warga yang terjangkit Covid lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Melihat update – an di sosial media pun sekarang cukup mengerikan. Banyak yang butuh oksigen karena kehabisan dimana – mana. Lagi – lagi persediaan vitamin dan susu beruang diborong massal dan ujungnya jadi barang langka. Sungguh ku rindu tahun lalu dimana ketika PSBB update sosmed hanya tentang kopi dalgona dan orang – orang mendadak jual bermacam jajanan.

Secara pribadi pun, sudah 2 anggota keluarga, yaitu adik – adik Papi yang meninggal karena Covid 19. Semoga nggak ada lagi kabar duka di dalam keluarga saya dan juga kalian (Please, Amin – kan ya!)

Aaanyway, kenapa kok sekarang jadi update bulanan?

Tau lah ya betapa nggak ada waktunya saya sekarang *ehem, bilang aja males* jadi yaudalah dikumpulin aja untuk bulan Juni ini. Moreover, buat saya bulan lalu banyak banget kejadian yang berkesan, jadi kenapa nggak ditulis sekalian aja hihi.

LIFE

Got Vaccinated. Tanggal 2 Juni kemarin resmi saya mendapatkan suntikan vaksin kedua. Kebetulan Mamanya teman saya bekerja di sebuah rumah sakit terus saya dan Adit ditawari untuk mendapatkan kesempatan divaksin. Nggak pake pikir panjang ya kami mau banget lah!

Vaksin pertama diberikan di bulan Mei. Kami kedapatan versi Sinovac dan Alhamdulillah di vaksin pertama nggak ada reaksi apa – apa. Nah, yang kedua baru deh ada after effect seperti lengan pegal dan demam semalaman.

Cake made by Pak Adit

Bulan Juni juga berkesan karena saya Ulang tahun 🥳. Tahun terakhir di umur kepala 2 dan langsung mendadak tua HAHAHA.

Agak mellow ya, karena selain tahun depan sudah masuk ke angka 3.0 juga sedih kepingin liburan bareng tapi kondisi masih belum memungkinkan. Bukannya nggak bersyukur, tapi bohong banget kalau bilang nggak bosan menghabiskan waktu kebanyakan di rumah walau bisa sambil nonton dan order makanan online.

Kalau tahun lalu merayakannya cuma bertiga karena Papi – Mami dan Adik – adik nggak bisa ke Jakarta karena masih PSBB, Alhamdulillah tahun ini bisa merayakan bareng mereka.

Satu hari setelah ulang tahun Mami ngide pingin makan di luar tapi di tempat yang nggak rame dan nggak jauh dari rumah. Adit dan Papi request tempat yang outdoor jadi biar bisa bernafas lega dan nggak nyampur sama orang lain.

Setelah cari tempat beberapa rekomendasi, akhirnya pilihan jatuh ke Hutan Kota by Plataran. Dekat rumah, lumayan sepi, dan semi outdoor. Sempat deg – degan nggak bakal dapat tempat karena biasanya mereka selalu full – booked, tapi mungkin memang sudah rejeki jadi pas banget kami dapat tempat untuk lunch hari itu.

Seminggu setelahnya saya ke Bandung nebeng Papi dan Mami. Kami kepingin liburan setelah idul fitri kemarin memutuskan untuk di rumah aja. Nggak mudik karena kami taat peraturan pemerintah.

Saya dan Ammar pergi duluan, sementara Adit nyusul tiga hari kemudian karena masih banyak urusan pekerjaan.

Selama di Bandung saya sempat pergi ke Sejiwa Coffee di Ciumbeleuit dan Taman Lalu Lintas. Tetap dong ya, saya pilih tempat yang outdoor dan sepi pengunjung karena saya pergi rame – rame sama lansia dan anak kecil.

Selebihnya saya pilih diam di rumah sambil pesan makanan via ojek online. Begitu aja saya udah happy karena halaman rumah orangtua cukup besar sampai Ammar bisa lari – larian telanjang kaki. Ditambah lagi udara Bandung lagi sejuk yang berdampak nafsu makannya jadi tambah banyak. Wii Mama tambah happy, deh!

Hal berkesan selanjutnya adalah untuk pertama kalinya saya ikutan garage sale yang diadakan oleh Ci Gesi alias Grace Melia. Beberapa pasti familiar lah ya sama nama parenting blogger satu itu.

Sebelumnya saya kan belum pernah ikut garage sale macam begini, jadi emang iseng aja sambil liat – liat barang yang dijual. Lumayan buat referensi beli di e-commerce karena saya nggak ada kepikiran bakal dapet apa – apa. Secara yang ikutan ada lebih dari 500 orang dan sistemnya first texted ‘mau’, first get hahaha.

Eh, nggak disangka saya malah banyak dapet ‘harta karun’ dari sana! Ada sekitar 8 buku dan 1 flash card yang berhasil saya bungkus dengan harga super murah. Bahkan, flash card – nya diberikan oleh Ci Gesi secara gratis buat saya. So happy!

Di penghujung bulan Juni, tepatnya di tanggal 26, I’m officially infected with Corona virus.

Berawal di pagi hari setelah bangun tidur kok kaki terasa pegal dan badan meriang. Saya cek dengan termometer dan ternyata suhu badan 36.8 derajat celcius. Masih tahap normal tapi termasuk jarang terjadi karena biasanya suhu badan saya selalu di kisaran 36 – 36.5 derajat.

Di rumah saya sedia alat tes antigen mandiri mengingat profesi saya yang mengharuskan bertatap muka dengan orang lain. Langsung lah saya pakai alat tersebut dan hasilnya… positif! Padahal 2 hari sebelum itu hasil tes saya masih garis satu.

Kalau ditanya tertular darimana, awalnya Adit yang bergejala flu dan badan terasa linu. Tadinya kita kira Adit kena flu biasa karena itu hal yang biasa tiap kali musim hujan. Mulai terasa mencurigakan karena 4 hari setelahnya kok saya ikutan sakit.

Sempat panik beberapa saat tapi saya langsung gerak cepat telepon Mamanya sahabat saya yang juga seorang tenaga kesehatan. Kami ditanyakan apa ada keluhan – keluhan dan dianjurkan untuk istirahat seharian, makan banyak protein dan multivitamin. Keesokannya baru kami boleh tes PCR dan hasilnya kami bertiga reaktif Covid19.

Sampai hari saya menulis postingan ini, kami sudah 10 hari isolasi mandiri. Sudah melapor RT setempat namun karena Puskesmas sedang kewalahan kami tidak didatangi ke rumah dan diminta untuk mengambil obat jam 9 malam lewat ojek online.

Keadaan kami sekarang sudah tidak bergejala berat. Adit dan Ammar sudah kembali sehat namun saya masih agak batuk. Doakan yaa, kami kembali sehat seperti sedia kala dan nantinya tes PCR kedua kami hasilnya negatif 😁.

3 thoughts on “(First) Diary of The Month – June”

  1. cepet sehat ya mbak
    aku sendiri juga masa isoman dan kemarin pcr lagi ternyata masih positif,
    semangat mbak, semoga kita semua diberi kesembuhan dan kesehatan biar bisa beraktivitas lagi

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s